Posted in Android, Internet, Teknologi

Google Play Pengganti Android Market

image

Bismillah

Setelah browsing kesana kemari dari siang hingga sore dengan modal batrei Ponsel tersisa 22%, terpaksa saya membuat artikel tentang ini. Yup, apalagi kalau bukan toko online Google yang baru. Sepertinya Google akan mengambil langkah besar terbaru dalam membawa semua ‘isi senjatanya’, mulai dari Android Market hingga Google Music semua menyatu menjadi Google Play.

Mulai hari ini, Google akan mulai rebranding Android Market, Google Music dan Google Books. Setelah saya membaca berita diberbagai media online, disitu disebutkan bahwa seorang juru bicara Google menyatakan bahwa Google Play merupakan evolusi dari Android Market. Google Play atau bisa disebut Google Play Store, akan menjadi tujuan tunggal untuk semua konten perusahaan, dengan demikian Android books, music dan aplikasi video akan menjadi Google Play Books, Google Play Music dan Google Play Movies.

Sekilas saya lihat, Google Play ini memang ditujukan untuk menyatukan konten yang ditawarkan raksasa internet tersebut, tidak hanya untuk perangkat mobile (Ponsel atau Table PC) tapi juga browser.

image

Sementara itu perangkat mobile (Ponsel atau Tablet PC) yang menjalankan Sistem Operasi Android Versi 2.2 atau terbaru akan memiliki aplikasi Android Market mereka secara otomatis, yang akan diperbarui dalam beberapa hari mendatang (dalam bulan maret 2012 ini). Maka nama Android Market akan pensiun, meski begitu sepertinya pengguna tidak akan terlalu merasa kehilangan Android Market mengingat kemiripannya dengan Google Play.

image

Google tampaknya akan konsentrasi pada layanan Google Play yang berbasis cloud dan membuat konten terhubung. Dalam sebuah pernyataan di blog yang ingin membantu pengguna, untuk memahami bahwa Google Play mirip dengan iCloud Apple atau iTunes Match.

Saat artikel ini saya posting, layanan ini baru tersedia di Amerika Serikat, sementara masih terbatas di negara-negara lain. Maka terlepas dari keberadaannya yang terbatas, Google Play kini akan menjadi tujuan resmi aplikasi Android.

Android Market telah ditutup hari ini, dan Google pun memperkenalkan Google Play. Perangkat lunak baru itu didaulat sebagai perombakan total toko online milik Google, namun seperti apakah perubahannya?

—–update 12 maret 2012—–

Google Play pada dasarnya adalah portal all in one untuk aplikasi, musik, buku serta film. Android Market akan disebut Play Store. Sedangkan konten buku, musik serta film disebut Play Books, Play Music dan Play Movies.

Google memang memiliki cara yang unik dalam memperkenalkan Google Play. Tak menggunakan animasi canggih berteknologi tinggi, raksasa internet itu justru ‘cuma’ memboyong sebuah koper yang di dalamnya berisi sejumlah perangkat mekanik. Seperti apa itu?

image

Koper ini tentu bukanlah sembarang koper. Sebab meski bertampang jadul, hal ini menyimpan pengertian sederhana tentang Google Play, portal all in one baru yang akan menggantikan Android Market.

Google Play disebutkan hadir dengan menggunakan kekuatan web. Dalam video demonya, Google ingin menegaskan bahwa lewat layanan barunya ini, pengguna bisa mendownload file musik, buku elektronik, film, dan game lewat satu portal. Untuk melihat video demonya, klik disini

image

Selain itu, cara mengaksesnya pun bisa dari beragam perangkat. Mulai dari smart phone, laptop, hingga televisi. Tentunya selama masih terhubung dengan internet.

Melihat perubahan yang dilakukan, beberapa analis menilai hal ini sebagai upaya Google dalam menandingi toko aplikasi milik Apple, App Store.

Wallahu a’lam.

Author:

di blog ini tempatku berbagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s