Posted in Bebas, Renungan

Berada Disini, Di Saat Ini !

image

Bismillah

Mungkin ini adalah sebuah judul yang aneh bagi Anda. Yup, judul yang mungkin tidak bermakna. Postingan kali ini hanya untuk sebagai bahan renungan bagi kita semua.

Saya yakin kita semua pasti memiliki masa lalu, ada beberapa orang yang memiliki masa lalu begitu kelam sampai sampai berusaha sebegitu keras untuk melupakannya, melarikan diri sejauh jauhnya dari bayang bayang masa lalu, menciptakan topeng bagi diri sendiri agar tidak lagi dikenal oleh orang-orang dari masa lalu.

Ada beberapa yang memiliki masa lalu yang begitu manisnya sampai-sampai tak ingin melupakannya, selalu mencari cara agar bisa tinggal lagi dimasa masa indah tersebut, tidak mampu menerima kondisi saat ini yang lebih buruk dari pada masa lalu.

Dan saya pun yakin kita semua pasti memiliki mimpi-mimpi / keinginan yang ingin di raih dimasa depan, banyak yang memiliki mimpi-mimpi yang begitu besar, menempuh segala cara untuk meraih mimpi tersebut, sampai ada yang mengesampingkan dan mengorbankan segala hal di sekelilingnya yakni orang orang disekitarnya saat ini.

Baikah hal seperti ini? Selalu teringat akan masa lalu, selalu terikat kuat di rantai masa lalu? Timbul penyesalan-penyesalan terhadap masa lalu? Telalu terbayang bayang mimpi? Timbul keinginan-keinginan yang kuat sekali untuk meraih mimpi, terjebak dalam bayang-bayang mimpi di masa depan.

Pada dasarnya, rasa menyesal atas terjadinya hal buruk dimasa lalu itu baik, keinginan untuk meraih mimpi dan harapan di masa depan juga baik.

Namun, akan jadi baik bila ingatan-ingatan tentang masa lalu, mimpi-mimpi tentang masa depan itu tidak membuat kita lupa, bahwa kita sedang hidup disini, hidup dimasa kini kita tidak hidup di suatu tempat di masa lalu, tidak pula hidup disuatu tempat di masa depan.

Apa yang ada di hadapan kita dimasa kini, saat ini, disini, adalah kenyataan yang sungguh sungguh nyata dan mutlak ada, bukan bayang-bayang semu dari sesuatu yang sudah terlewatkan ataupun belum terjadi.

Seburuk apapun masa kini, seindah apapun masa lalu, setinggi apapun bayangan di masa depan, kita tidak boleh lari dari kenyataan masa kini, kita harus tetap menghadapi dan menjalani apa yang ada di masa kini.

Yup, teus-menerus lari dari masa lalu ataupun terus-menerus mengejar masa depan sampai melupakan masa kini hanya akan membuat Anda menciptakan rangkaian masa lalu buruk yang baru, terus dan terus.

Kenanglah masa lalu sebagai sebuah kenangan, sebagai sebuah pelajaran hidup, bukan sebagai masa kini. Serta landanglah mimpi di masa depan sebagai sebuah target, namun perlu disadari itu belum terjadi, yang sudah terjadi adalah masa kini.

Hiduplah disini, di masa kini !

Karena masa lalu sudah terlewat, masa depan belum pasti.

jalani masa kini, seburuk apapun, dengan usaha terbaik jika masa kini indah, ingatkan diri untuk tidak terlena, karena INI PUN AKAN BERLALU.

Wallahu a’lam.

(sumber)

Posted from WordPress for Android

Author:

di blog ini tempatku berbagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s