Posted in Kesehatan, Makanan, Tips

Manfaat Pangan Organik

image

Bismillah

Apa itu pangan organik?

Yang disebutkan “pangan organik” adalah hasil pertanian yang memenuhi kaidah-kaidah pertanian organik, diantaranya tidak menggunakan pestisida sintetis, pupuk kimia sintetis, zat pengatur tumbuh, rekayasa genetika, dll.

Manfaat pangan organik :

Buah dan sayuran memiliki manfaat yang baik bagi tubuh. Namun, belakangan mulai muncul masalah karena kandungan bahan kimia pada pupuk dan penyemprot hama yang menempel pada buah atau sayuran berdampak buruk bagi kesehatan.

Kini hadir makanan organik sebagi solusinya. Buah dan sayuran ditanam tanpa pupuk buatan. Menurut para akademisi, makanan jenis ini mampu menurunkan berat badan, membuat tubuh lebih sehat, dan insya Allah panjang umur.

Seperti dikutip dari Daily Mail, Sabtu, 21 Mei 2011, buah dan sayuran organik mengandung lebih banyak nutrisi, termasuk metabolit sekunder dan vitamin C. Metabolit sekunder berfungsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melindungi tubuh dari radikal bebas yang dapat merusak sel.

Penelitian dari The University of Newcastle Inggris, menunjukkan temuan ini memiliki pengaruh yang baik untuk program melawan kanker payudara secara nasional. Makanan organik dinilai mampu memperbaiki kesehatan secara umum, kemudian secara efektif mendorong pembakaran lemak pada tubuh.

Makanan organik mengandung fenolat, tanin, flavanon, karotenoid dan resveratrol yang berfungsi sebagai pembakar lemak dan dikatakan membantu mencegah kanker, diabetes dan penyakit jantung.

Sebagai rata-rata, kebiasan yang sehat ini mampu memperpanjang rentang hidup seseorang hingga 25 hari untuk laki-laki dan 17 hari untuk wanita. Namun, menurut beberapa peneliti, jika beruntung kita pun dapat hidup berbulan-bulan lebih lama hingga mencapai 5 tahun berkat mengonsumsi makanan organik.

Sebuah studi membuktikan, makanan organik mengandung 12 persen metabolit dan 6 persen vitamin C lebih tinggi. Selain bermanfaat bagi kesehatan, sayuran dan buah organik juga ramah lingkungan dan menjaga kelangsungan hidup hewan serta binatang liar lainnya.

Dampak buruk pangan non-organik :

Hasil studi terakhir membuktikan bahwa anak-anak terkena empat kali lebih banyak efek pestisida daripada orang dewasa. Sampai sekarang tercatat setidaknya ada delapan jenis pestisida dalam makanan yang dapat menyebabkan kanker.

Terus bagaimana memilih produk pangan organik? Berikut tips menjadi konsumen organik :

1. Read Label First. Perhatikan kandungan, tanggal kadaluarsa, perizinan, sertifikasi atau penjamin yang dapat dipercaya.

2. Tentukan dan kenali petani/penjamin yang dapat dipercaya.

3. Pilih produk yang sedang musim saja.

4. Cuci bersih (gunakan cuka masak).

5. Belilah produk organik lokal.

6. Produk organik lebih tahan lama dibanding produk non-organik.

7. Jika produk organik yang dibeli tampak layu, segera siram/rendam dalam air dingin beberapa saat, agar tampak segar kembali.

8. Simpan sayur/buah organik dengan menggunakan kertas kue atau di dalam kemasan alumunium bekas Chiki, misalnya.

9. Pengolahan produk organik sebaiknya tidak dimasak dengan menggunakan air PAM karena mengandung klorin. Gunakan air dengan water purifier atau air kemasan.

10. Jika tidak bisa 100% menjadi organik, paling tidak bisa dimulai dari konsumsi beras organik. Karena masih sulit menemukan masakan organik siap saji di luar rumah.

11. Bisa mencoba melakukan penanaman sayur/ buah organik sendiri di halaman.

Wallahu a’lam.

(sumber)

Author:

di blog ini tempatku berbagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s