Posted in Asia, Bangsa, Bebas, Lokasi, Negara, Sejarah, Wilayah

Mengenal Bangsa Mongolia (bagian 1)

image

Bismillah

Entah kenapa saya penasaran dengan bangsa yang satu ini. Bangsa Mongol yang dahulu pernah dikenal sebagai bangsa terkuat dan keji dalam peperangan dibawah pimpinan Genghis Khan yang memerangi beberapa wilayah bahkan hampir sebagian besar wilayah di dunia. Artikel kali ini mungkin agak panjang pembahasannya dan akan saya bagi dalam beberapa bagian artikel dikarenakan sumber yang saya ambil sebagai rujukan lebih dari satu.

Kata Mongolia

Mongolia (dalam bahasa Mongol : Монгол Улс) adalah sebuah negara yang terkurung daratan di Asia Timur, berbatasan dengan Rusia di sebelah utara dan Republik Rakyat Cina di sebelah selatan. Mongolia merupakan pusat Kekaisaran Mongol pada abad ke-13, tetapi dikuasai oleh Dinasti Qing sejak akhir abad ke-17 hingga sebuah pemerintah merdeka dibentuk dengan bantuan Uni Soviet (Rusia) pada 1921.

Perlu diketahui bahwa kemerdekaan bangsa Mongolia dahulu tidak diakui oleh Cina hingga tahun 1949 Masehi. Setelah paham Komunis menguasai hampir seluruh wilayah Cina daratan, baru akhirnya Cina mengakui kemerdekaan bangsa Mongolia. Setelah keruntuhan Uni Soviet (dan berganti nama menjadi Rusia), Mongolia menganut aliran politik demokrasi.

Dengan luas wilayah yang sebanding dengan Alaska, sebagian besar wilayah Mongolia memiliki tanah yang gersang. Kebanyakan wilayah berupa padang rumput, dengan pegunungan di bagian barat dan utara dan Gurun Gobi*[1] di selatan. Mayoritas penduduknya beretnis Mongol yang menganut agama Syamaniah (Syamanism) yang menyembah bintang-bintang dan sujud kepada matahari yang sedang terbit serta sebagian beragama Buddha Tibet dengan kehidupan penduduknya mayoritas nomaden*[2].

image

Sejarah Singkat bangsa Mongolia

1. Periode Bangsa Hunnu (Hsiung-
nu)

Bangsa Hun menjadi terkenal di bawah kepemimpinan Modun Khaan dari Dinasti Tiongkok yang mengontrol jalur perdagangan di daerah Turkistan. Kemudian kehancuran menimpa peradaban Hunnu bersamaan dengan kehancuran dinasti Hun di Tiongkok.

2. Periode Bangsa Cian-bi (Hsien-pi)

Penduduk bangsa Hunnu bergabung ke wilayah bangsa Cian-bi (tahun 136-181 Masehi). Cian-bi menjadi bangsa yang kuat dan memperluas wilayah dan membagi tiga bagian hingga ke timur sampai ke Korea di bawah kepemimpinan Tanishikuai. Sampai era kepemimpinan Kabinen, bangsa Cian-bi mengalami banyak perebutan wilayah. Tahun 235 Masehi, Kabinen tewas dan bangsa Cian-bi mengalami kehancuran.

3. Periode Bangsa Jujan (Rouran)

Dibangun oleh penduduk sisa bangsa Cian-bi, daerah Asia Timur di dekat dataran Cina (Eurasia*[3]) bangsa Jujan yang berpusat di pegunungan Khangai berkembang pada abad ke-5.

4. Periode Bangsa Tukish

Bangsa Tukish yang dibangun dari pecahan Kerajaan Jujan memperluas wilayahnya hingga ke semenanjung Korea dan Tiongkok. Penduduk dari bangsa Uighur ikut bergabung pada tahun 745 Masehi. Bangsa Tukish menjadi bangsa yang kuat di Mongolia.

5. Periode Bangsa Kitan

Abad X-XII, Mongolia dikuasai Kitan yang berpusat di Sungai Liao, pegunungan Khyangan dan menguasai wilayah Mongolia pada tahun 924 Masehi. Pada tahun 936 Masehi, bangsa Kitan menguasai wilayah Bahain dan 16 wilayah Tiongkok utara.

6. Periode Mongol

Abad XXI, Mongolia dikuasai oleh Kerajaan Mongol yang menduduki tiga sungai dan pegunungan Altai hingga sungai Selenge. Kerajaan ini dipimpin oleh Khabula Khaan (Kubilai khan). Cucunya yang bernama Yesugei mendirikan Kerajaan Mongol Khanlig. Yesugei wafat tahun 1170 Masehi dan Kerajaan Mongol terbagi menjadi beberapa bagian. Anaknya yang bernama Temudjin (yang di kemudian hari dikenal dengan sebutan Genghis Khan) menguasai tampuk kepemimpinan Mongol. Dalam masa kepemimpinannya, Kerajaan Mongol Khanlig menjadi bagian negara yang disegani.

image

Letak Geografis Mongolia

Dengan luas 1.564.116 km² (603,909 mil²), Mongolia adalah negara ke-19 terluas di dunia (setelah Iran) dan sebelum Peru.

image

Geografi negara ini adalah Gurun Gobi di bagian selatan dan wilayah pegunungan yang dingin di bagian utara. Banyak juga wilayah Mongolia terdiri dari stepa*[4]. Titik tertinggi di Mongolia adalah Bukit Khüiten di Tavan bogd dengan ketinggian 4.374 m (14,350 kaki). Kebanyakan wilayah negara ini merasakan panas di musim panas dan sangat dingin di musim dingin (di bulan Januari suhu rata-ratanya −30 °C (−22 °F)).

Ulan Bator merupakan ibukota negara ini dengan rata-rata suhu terendah di dunia.

Bahasa

Bahasa Mongolia (монгол хэл, mongol khel) adalah bahasa utama dan juga bahasa resmi di Mongolia. Bahasa ini secara resmi ditulis menggunakan huruf Sirilik*[5]. Selain di Mongolia, bahasa ini juga dipertuturkan di Cina (di provinsi Mongolia Dalam), Rusia dan Kyrgyzstan. Mayoritas penutur di Mongolia menuturkan dialek Khalkha (atau Halh) kelompok bahasa Altai. Sementara mereka yang di Cina menuturkan kelompok dialek Chahar, Oyirad, dan Barghu-Buryat. Jumlah penuturnya mencapai hampir 6 juta jiwa.

Bendera :

Warnanya Merah, Biru, Merah. Lambangnya Api, Matahari, Bulan, Bumi, Air, dan Ying-Yang.

Kekaisaran Mongolia

Tercatat dalam sejarah bahwa Kekaisaran Mongolia adalah kekaisaran kedua terbesar dalam sejarah dunia dan hanya dikalahkan oleh Imperium Britania, menguasai sekitar 33 juta km² pada puncak kejayaannya, dengan perkiraan penduduk sebanyak di atas 100 juta orang dan menjadi yang paling kuat di antara semua kekaisaran abad pertengahan.

Kekaisaran Mongolia dipimpin oleh para keturunan Genghis Khan secara turun-temurun. Sesudah kematian Genghis Khan, Kekaisaran Mongolia pada dasarnya terbagi menjadi empat bagian yaitu : Dinasti Yuan (Cina)*[6], Ilkhanate (Persia)*[7], Chagatai Khanate (Asia Tengah), dan Golden Horde (Rusia)*[8].

Wallahu a’lam.

Catatan kaki :

[1] Gobi (Hanzi : 戈壁(沙漠) pinyin : Gēbì (Shāmò); Bahasa Mongolia : Говь [Gowi]) adalah sebuah kawasan gurun yang sangat besar di wilayah Cina dan masuk ke bagian selatan wilayah Mongolia. Dalam Bahasa Mongolia, kata Gobi berarti “sangat besar dan kering”. Gurun Gobi ini merupakan yang terbesar di benua Asia. Gurun ini berbatasan langsung dengan Pegunungan Altai serta padang rumput Mongolia arah sebelah utara, juga berbatasan dengan dataran tinggi Tibet di arah barat daya serta berbatasan dengan dataran Cina Utara di sebelah tenggara.

[2] Bangsa Nomaden atau bangsa pengembara adalah berbagai komunitas masyarakat yang memilih hidup berpindah-pindah dari suatu tempat ke tempat lain di padang pasir atau daerah bermusim dingin, daripada menetap di suatu tempat.

[3] Eurasia adalah sebuah superbenua gabungan dari dua benua yaitu Eropa dan Asia. Eurasia juga digunakan untuk merujuk kepada orang-orang yang berdarah campuran dengan seorang orang tua yang merupakan orang kulit putih (eropa) dan seorang lainnya merupakan orang dari Asia Timur.

[4] Stepa adalah padang rumput yang tidak diselingi oleh kumpulan pohon besar walau ada hanya sedikit pohon yang ada, Stepa dapat berupa semi-gurun atau dapat ditutupi oleh semak atau kedua nya tergantung dari musim dan garis lintang.

[5] Sirilik adalah sejenis aksara yang digunakan untuk menulis enam bahasa Slavia asli (Belarusia, Bulgaria, Makedonia, Rusia, Serbia, dan Ukraina) dan banyak bahasa-bahasa lainnya yang digunakan di Uni Soviet (Rusia), Asia (Mongol), dan Eropa Timur.

[6] Dinasti Yuan (Hanzi : 元朝, hanyu pinyin : yuan chao) (1271 Masehi – 1368 Masehi) adalah satu dari dua dinasti asing di Cina (yang lainnya adalah dinasti Qing). Dinasti asing berarti dinasti yang bukan didirikan oleh orang Han karena di zaman dulu, Han adalah satu-satunya yang dianggap mewakili etnik Cina. Dinasti ini didirikan oleh Kublai Khan, cucu dari Genghis Khan yang mendirikan kekaisaran terbesar dalam sejarah dunia.

[7] Dinasti Ilkhanate atau Bani Ilkhan, berasal dari rumpun bangsa Mongol, yang pernah berkuasa di kawasan Asia Tengah pada rentang tahun 1256 Masehi – 1353 Masehi dengan pusat kekuasaan di Turkistan.

[8] Gerombolan Emas adalah sebuah kekhanan Mongol-Turki dalam abad pertengahan yang wilayahnya membentang dari Eropa Timur hingga Siberia Barat. Didirikan Sekitar tahun 1236 Masehi oleh suku nomaden Turki dan Mongol oleh Batu Khan yang memerintah pada tahun 1236 Masehi – 1255 Masehi.

Author:

di blog ini tempatku berbagi

One thought on “Mengenal Bangsa Mongolia (bagian 1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s