Posted in Asia, Bangsa, Bebas, Lokasi, Sejarah, Wilayah

Mengenal Bangsa Mongolia (bagian 2)

image

Bismillah

Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya disini. Di bagian ke 2 kali ini lebih spesifik membahas tentang sepak terjang bangsa Mongolia zaman Genghis Khan dalam melebarkan sayap kekuasaannya di wilayah Eurasia.

Bangsa Mongol merupakan bangsa yang berasal dari daerah pegunungan Mongolia yang membentang dari Asia Tengah sampai ke Siberia Utara, Tibet Selatan dan Manchuria Barat serta Turkistan Timur.

Nenek moyang mereka bernama Alanja Khan, yang mempunyai dua putera kembar, Tartar dan Mongol. Dari kedua inilah kelak melahirkan dua suku bangsa besar, Mongol dan Tartar.

image

Dalam rentang waktu yang sangat panjang, kehidupan bangsa Mongol tetap sederhana. Mereka mendirikan ger atau yurts (rumah tradisional bangsa Mongol) dan berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain, menggembala kambing dan hidup dari hasil buruan.

Mereka juga hidup dari hasil perdagangan tradisional, yaitu mempertukarkan kulit binatang dengan binatang yang lain, baik di antara sesama mereka maupun dengan bangsa Turki dan Cina yang menjadi tetangga mereka.

Bangsa Mongol mempunyai watak yang kasar, suka berperang, dan berani menghadang maut dalam mencapai keinginannya. Akan tetapi, mereka sangat patuh kepada pemimpinnya. Mereka menganut agama Syamaniah (Syamanism) yang menyembah bintang-bintang dan sujud kepada matahari yang sedang terbit.

Kemajuan bangsa Mongol secara besar-besaran terjadi pada masa kepemimpinan Esugei Bahadur Khan. Dia berhasil menyatukan 13 kelompok suku yang ada waktu
itu. Setelah Esugei meninggal karena diracun, puteranya, Temudgin yang masih berusia 13 tahun tampil sebagai pemimpin.

Dalam waktu 30 tahun, Temudgin berusaha memperkuat angkatan perangnya dengan menyatukan bangsa Mongol dengan suku-suku bangsa lain sehingga menjadi satu pasukan yang teratur dan tangguh.

Pada tahun 1206 Masehi, Temudgin mendapat gelar Genghis Khan (Raja Yang Perkasa). Temudgin menetapkan suatu undang-undang yang disebutnya Ilyasiq atau Alyasah, untuk mengatur kehidupan rakyatnya yang salah satunya adalah wanita mempunyai kewajiban yang sama dengan laki-laki dalam kemiliteran.

Pasukan perang dibagi dalam beberapa kelompok besar dan kecil, seribu, dua ratus, dan sepuluh orang. Tiap-tiap kelompok dipimpin oleh seorang komandan. Dengan demikian bangsa Mongol mengalami kemajuan pesat di bidang militer.

Setelah pasukan perangnya terorganisasi dengan baik, Genghis Khan berusaha memperluas wilayah kekuasaan dengan melakukan penaklukan terhadap daerah-daerah lain. Serangan pertamanya diarahkan ke Dinasti Xia Barat*[1] di Cina. Hingga Genghis Khan berserta pasukannya berhasil menduduki Peking pada tahun 1215 Masehi.

Sasaran Genghis Khan berikutnya adalah negeri-negeri Islam. Pada tahun 606 Hijriyah atau tahun 1209 Masehi, tentara Mongol keluar dari negerinya dengan tujuan negeri Turki melewati lembah Ferghana*[2] dan provinsi Samarkand di Uzbekistan.

Pada mulanya Genghis Khan beserta pasukannya mendapat perlawanan berat dari penguasa di Khawarizm*[3] bernama Sulthan Alauddin di Turkistan. Pertempuran berlangsung seimbang. Oleh karena itu, masing-masing kubu kembali ke negerinya.

Sekitar sepuluh tahun kemudian Genghis Khan bersama pasukannya masuk melalui Bukhara*[4], Samarkand*[5], Khurasan*[6], Hamadzan, Quzwain, dan sampai ke perbatasan Irak.

image

Di Bukhara yang saat itu merupakan ibu kota Khawarizm, Genghis Khan kembali mendapat perlawanan dari Sulthan Alauddin, tetapi kali ini pasukan Genghis Khan dengan mudah dapat mengalahkan pasukan Khawarizm yang dipimpin Sulthan Alauddin yang tewas dalam pertempuran di provinsi Mazindaran – Utara Iran, pada tahun 1220 Masehi.

Sulthan Alauddin digantikan oleh puteranya, Jalaluddin. Begitupun Genghis Khan digantikan oleh puteranya Chagatai dalam ekspansi ke negeri-negeri Islam. Sulthan Jalaluddin berusaha keras membendung serangan tentara Mongol yang dipimpin oleh Chagatai (putera Genghis Khan), namun kekuatan pasukan Khawarizm tidak sekuat dulu. Sulthan Jalalluddin akhirnya melarikan diri ke India karena terdesak dalam pertempuran dengan pasukan Mongol di dekat distrik Attock – Pakistan tepat pada tahun 1224 Masehi. Dan hidup Sulthan Jalaluddin berakhir tragis, tewas dibunuh oleh seorang Kurdi*[7] di daerah pegunungan.

Dari sini pasukan Mongol Genghis Khan yang diteruskan oleh anak-anaknya terus merangsek ke Azerbaijan. Kejinya, di setiap daerah yang mereka lalui, terjadi pembunuhan besar-besaran yang sangat kejam. Bangunan-bangunan indah dihancurkan sehingga tidak berbentuk lagi, demikian juga isi bangunan yang sangat bernilai sejarah. Sekolah-sekolah, masjid-masjid dan gedung-gedung lainnya dibakar oleh anak keturunan Genghis Khan bersama pasukannya.

image

Hal itu merupakan sebuah ekspansi besar bangsa Mongol yang dipimpin oleh Genghis Khan untuk menaklukan wilayah Eurasia pada awal abad ke 13. Dengan membawa pasukan berkuda dalam jumlah besar dan amat terlatih, Genghis Khan berhasil menebar teror di seantaro Eurasia selama 1 dasawarsa.

Wilayah kekuasaan Mongolia :

1. Seluruh wilayah Tiongkok (dinasti Xia Barat, Song, Jin, dan Liao) dan Nanchao (Kerajaan Dali).

2. Kerajaan Khawarezmi (bisa disebut juga wilayah Persia atau wilayah Iran, Irak, Azerbaijan sekarang ini).

3. India bagian utara.

4. Beberapa negara di Asia Tenggara (Vietnam, Kamboja,Thailand, Burma, dan sekitarnya).

5. Timur Tengah atau Asia Barat Daya (Mesir, Yaman, sebagian Turki, dan sekitarnya).

6. Sebagian wilayah Rusia termasuk sebagian wilayah Siberia.

7. Asia Tengah (Afganistan) serta negara-negara pecahan Uni Soviet di Eropa Timur seperti Ukraina, Georgia, Belarusia, Kroasia, Montenegro dan sekitarnya.

8. Mongolia.

9. Beberapa negara di Eropa Timur atau Eropa Tengah (Bulgaria, Hungaria, dan sekitarnya).

10. Asia Timur (seluruh wilayah Korea).

11. Yerusalem (Palestina).

image
(Peta wilayah kekuasaan bangsa Mongol dibawah kepemimpinan Genghis Khan).

Wallahu a’lam.

Catatan kaki :

[1] Xia Barat (Hanzi : 西夏, hanyu pinyin : Xi Xia) (1038 Masehi – 1227 Masehi) adalah sebuah negara yang didirikan oleh suku asing di sebelah barat Cina, kira-kira di wilayah Ningxia, Cina yang sekarang.

[2] Lembah Fergana atau Ferghana adalah daerah di Asia Tengah yang tersebar melintasi wilayah Uzbekistan, Tajikistan dan Kirgistan.

[3] Khwarezmia adalah nama dari beberapa negara yang melingkupi wilayah Iran Raya (termasuk wilayah Uzbekistan sekarang). Saat ini, bagian utara wilayah Khwarezmia telah menjadi negara-negara Uzbekistan, Turkmenistan dan Tajikistan, sedangkan bagian selatannya termasuk wilayah Iran.

[4] Bukhara merupakan kota yang terletak di sebelah tengah Uzbekistan. Kota ini mengalami masa kejayaannya pada abad ke 9 Masehi sampai abad ke 13 Masehi sebagai pusat peradaban Islam dan perdagangan di Asia Tengah. Kota ini juga merupakan tempat kelahiran dari seorang bernama Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin al-Mughirah bin Bardizbah al-Ju’fi al-Bukhari atau yang dikenal dengan nama Imam Bukhari, periwayat dan ahli hadist yang memiliki daya hafal tinggi.

[5] Samarkand merupakan nama kota di Uzbekistan. Letaknya di bagian tengah. Tepatnya di Provinsi Samarqand, Uzbekistan. Kota ini merupakan kota terbesar ketiga di Uzbekistan.

[6] Khurasan adalah istilah modern untuk wilayah timur Persia kuno sejak abad ke-3. Khurasan Raya meliputi wilayah yang kini merupakan bagian dari Iran, Afganistan , Tajikistan. Turkmenistan dan Uzbekistan yang meliputi Nishapur, Tus (kini di Iran), Herat, Balkh, Kabul dan Ghazni (kini di Afganistan), Merv (kini di Turkmenistan), Samarqand, Bukhara dan Khiva (kini di Uzbekistan), Khujand dan Panjakent (kini di Tajikistan).

[7] Kurdi adalah satu kelompok etnis yang menganggap diri mereka penduduk asli suatu daerah yang sering dirujuk sebagai Kurdistan, suatu wilayah yang meliputi sebagian Iran, Irak, Syria, dan Turki. Komunitas Kurdi juga dapat diketemukan di Lebanon, Armenia, Azerbaijan. Dengan jumlah perkiraan 30 juta orang diseluruh dunia, kaum Kurdi merupakan salah satu kelompok etnis terbesar di dunia yang tidak memiliki negara-bangsa sendiri.

Author:

di blog ini tempatku berbagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s