Posted in Android, Internet, Teknologi, Tips

Sombong Dengan Teknologi? Tidak Perlu!

image

Bismillah

PERHATIAN ! Artikel kali ini, mungkin agak banyak objektifnya ketimbang subjektifnya, karena objektifnya berdasar hanya pada pengalaman saya pribadi dan subjektifnya mempertimbangkan selera masyarakat Indonesia. Di tempat saya beraktivitas, awalnya hanya saya seorang yang menggunakan ponsel ber-OS (Operating System) Android.

Kini, lambat laun dengan popularitas Android yang kian menjamur di masyarakat, membuat beberapa rekan kerja saya beralih hati dari pengguna ponsel BlackBerry ke pengguna ponsel Android.

Kembali ke masa lalu

Hal wajar karena pada saat itu (sekitar setahun lalu, tepatnya awal tahun 2011), Instant Messaging ala BlackBerry Messenger (BBM) sedang booming di Indonesia. Tidak melihat cakupan umur, ponsel BlackBerry laku bak kacang goreng di masyarakat Indonesia, terkhusus di kota Palu – Sulawesi Tengah, tempat saya berada sekarang.

Kala itu mereka ‘mengejek’ atau bahasa kota Palu dengan sebutan ‘ba gara’ saya yang tidak memakai ponsel BlackBerry layaknya mereka. Saya pun memakluminya karena bagi saya memakai suatu teknologi haruslah sesuai apa yang saya butuhkan saat itu sedangkan Instant Messaging diatas sudah saya coba saat zaman ponsel BlackBerry 8700c milik saya sejak tahun 2005 atau awal tahun 2006 (sekitaran itu chatting ala Instant Messaging belum marak seperti saat ini karena Nokia masih menjadi raja diranah ponsel misalnya dengan seri N-Gage dan Nokia 6600). Walaupun ponsel itu (BlackBerry 8700c) sekarang cuma jadi PERHIASAN LACI LEMARI saya saja.

Alasan mereka saat itu sederhana saja yakni bisa Chatting ala program-program di komputer (maksud mereka itu BlackBerry Messenger-nya). Mendengar hal itu, mengingatkan saya akan 1 aplikasi bagus yakni mIRC (Internet Relay Chat besutan Khaled Mardam Bey – programmer asal Inggris keturunan Palestina/Syria) yang mana aplikasinya berjalan pada OS Windows. Aplikasi ini saya gunakan sejak tahun 1999 hingga tahun 2005. Dan esensi kedua aplikasi ini berbeda (BBM dan mIRC). Kalau mau membandingkan mungkin lebih tepatnya ke aplikasi Instant Messaging WhatsApp (di tahun 2011 saya memakainya di Nokia 5800 Xpress Music).

Di masa sekarang

Kini, mungkin karena tuntunan zaman, para penikmat Instant Messaging ala BBM milik ponsel BlackBerry perlahan tapi pasti mulai menurun seiring boomingnya ponsel berbasis Android (yang kini bersaing dengan iOS – iPhone Operating System besutan Apple). Contoh kecilnya beberapa rekan kerja saya terutama laki-lakinya sudah berpaling ke Android. Tinggal perempuan-perempuan nya yang masih keukeuh sama ponsel BlackBerry.

Jika menilik pada kegunaan semua Smart Phone (ponsel) diatas, fungsi kesemuanya hampir mirip, hanya beberapa persen saja yang berbeda. Misal, kegunaan untuk menelpon atau terima telpon, kirim mengirim SMS (Short Message Service) dan MMS (Multimedia Messanging Service), pemutar musik dan video, kamera, dan lain-lain. Yang membedakan justru itulah kelebihan dan kekurangan pada semua Smart Phone yang dibahas diatas.

Perlu Anda perhatikan bahwa dari sekian banyak Smart Phone yang beredar di masyarakat, hanya segelintir orang saja yang menggunakan semua fitur yang ada pada ponselnya. Disinilah bisa kita ambil kesimpulan dari tulisan di artikel ini, bahwa saat Anda memilih sebuah Smart Phone (ponsel), Anda harus menyesuaikannya untuk kebutuhan Anda. Jangan hanya karena ikut arus, maka Anda pun latah terhadap sekitar Anda.

Miris sekali terlihat dibeberapa forum Indonesia, ada segelintir oknum (terutama anak-anak muda) saling mengejek dan saling sanjung tentang kekurangan serta keunggulan teknologi yang mereka pakai, hal ini biasa terlihat terutama dari para pengguna BlackBerry, Android dan iOS. Jangan terlena dengan oknum-oknum seperti ini, karena Anda memilih sebuah Gadget, haruslah sesuai dengan Budget dan kebutuhan Anda sendiri, bukan hanya sekedar latah. Karena teknologi ponsel akan terus berkembang pesat seiring berjalannya waktu.

Hal ini juga berlaku untuk orang tua. Jangan Anda menuruti kemauan si anak dengan membelikan anak-anak Anda ponsel canggih sedang Anda sendiri Gaptek. Karena penggunaan Smart Phone yang banyak beredar saat ini diwajibkan untuk di awasi oleh orang tuanya. Kenapa? Simpel saja jawabnya, karena ponsel-ponsel canggih bukan diperuntukkan buat anak-anak dibawah umur.

Jadi, janganlah sombong hanya karena memiliki sebuah ponsel berteknologi masa kini, tapi lihatlah pada kegunaannya pada diri Anda sendiri, lebih tepatnya lihatlah pada apa yang Anda perlukan. Karena semua yang kita miliki hanyalah titipan Allah semata.

Wallahu a’lam.

Author:

di blog ini tempatku berbagi

5 thoughts on “Sombong Dengan Teknologi? Tidak Perlu!

  1. Assalaamu’alaikum wr.wb…

    Benar dan saya setuju dengan penjelasan Andi di atas.
    Kebutuhan kepada smartphone hendaklah sesuai dengan kebutuhan.

    Hanya mereka yang bersyukur sahaja yang tahu menilai upaya mampu kehidupannya. Sangat rugi hidup bergelimang dengan kesombongan sedangkan hakikatnya kita miskin pahala.

    Alhamdulillah, bersyukur dengan apa yang dikurniakan.

  2. Dan…hadir ini juga ingin mengucapkan SELAMAT HARI RAYA IEDUL ADHA 1433H.

    Semoga takbir yang bergema membawa seribu keberkatan bersama-sama erti pengorbanan sebenar.

    MAAF ZAHIR DAN BATIN.

    Salam Keindahan Iedul Adha yang mulia dari Sarikei, Sarawak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s