Posted in Bangsa, Perihal, Sejarah, Wilayah

Sejarah 1 Menit = 60 Detik

image

Bismillah

Bilangan 60 digunakan untuk menyatakan waktu, sejam 60 menit, semenit 60 detik. Bilangan 60 ini digunakan pertama kali oleh bangsa Sumeria*[1], jadi mereka berhitung dengan basis 60 atau disebut juga Sexagesimal.

Alasan kenapa digunakan bilangan 60 adalah 60 merupakan bilangan terkecil yang bisa dibagi oleh enam angka pertama yakni 1, 2, 3, 4, 5, 6.

Jadi dengan mudah Anda bisa membayangkan bahwa :

– 1/2 jam = 30 menit

– 1/3 jam = 20 menit

– 1/4 jam = 15 menit, dan lain sebagainya.

Misal, 1 jam = 100 menit, berarti 1/3 jam = 33,333 menit? Kalo kata orang, itu tidak bunyi.

Secara matematisnya, angka 60 itu highly composite number, atau bilangan yang angka pembaginya/faktornya banyak, yaitu 1, 2, 3, 4, 5, 6, 10, 12, 15, 20, 30, 60.

Detik

Detik atau second adalah satuan waktu dalam SI (Sistem Internasional) yang didefinisikan sebagai durasi selama 9.192. 631.770 kali periode radiasi yang berkaitan dengan transisi dari dua tingkat hyperfine dalam keadaan ground state dari atom cesium-133 pada suhu nol kelvin.Dalam penggunaan yang paling umum, 1 detik adalah 1/60 dari 1 menit dan 1/3600 dari satu jam.

Sejarahnya

Pada awalnya, istilah second dalam bahasa Inggris dikenal sebagai “second minute” (menit kedua), yang berarti bagian kecil dari 1 jam. Bagian yang pertama dikenal sebagai “prime minute” (menit perdana) yang sama dengan menit seperti yang dikenal sekarang. Besarnya pembagian ini terpaku pada 1/60, yaitu, ada 60 menit didalam 1 jam dan ada 60 detik di dalam 1 menit.

Ini mungkin disebabkan oleh pengaruh orang-orang Babylonia, yang menggunakan hitungan sistem berdasarkan sexagesimal (basis 60). Istilah jam sendiri sudah ditemukan oleh orang-orang Mesir dalam putaran bumi sebagai 1/24 dari mean hari matahari. Ini membuat detik sebagai 1/86.400 dari mean hari matahari.

Di tahun 1956, International Committee for Weights and Measures (CIPM), dibawah mandat yang diberikan oleh General Conference on Weights and Measures (CGPM) ke sepuluh di tahun 1954, menjabarkan detik dalam periode putaran bumi disekeliling matahari di saat epoch, karena pada saat itu telah disadari bahwa putaran bumi di sumbunya tidak cukup seragam untuk digunakan sebagai standar waktu.

Gerakan bumi itu digambarkan di Newcomb’s Tables of the Sun (Daftar matahari Newcomb), yang mana memberikan rumusan untuk gerakan matahari pada epoch di tahun 1900 berdasarkan observasi astronomi dibuat selama abad ke-18 dan abad ke-19.

Dengan demikian detik didefinisikan sebagai 1/31.556.925,9747 bagian dari tahun matahari di tanggal 0 Januari 1900 jam 12 waktu ephemeris.

Definisi ini diratifikasi oleh General Conference on Weights and Measures ke sebelas di tahun 1960. Referensi ke tahun 1900 bukan berarti ini adalah epoch dari mean hari matahari yang berisikan 86.400 detik. Melainkan ini adalah epoch dari tahun tropis yang berisi 31.556.925,9747 detik dari Waktu Ephemeris.

Waktu Ephemeris (Ephemeris Time – ET) telah didefinisikan sebagai ukuran waktu yang memberikan posisi obyek angkasa yang terlihat sesuai dengan teori gerakan dinamis Newton. Dengan dibuatnya jam atom, maka ditentukanlah penggunaan jam atom sebagai dasar pendefinisian dari detik, bukan lagi dengan putaran bumi.

Dari hasil kerja beberapa tahun, dua astronomer di United States Naval Observatory (USNO) dan dua astronomer di National Physical Laboratory (Teddington, England) menentukan hubungan dari hyperfine transition frequency atom caesium dan detik ephemeris.

Setiap orang wajib tahu waktu, oleh karena itu mari kita pelajari konversi atau perubahan waktu berikut ini :

1 Detik = Sama Dengan Seper 60 Menit (1/60 Detik)

1 Menit = Sama Dengan 60 Detik

1 Jam = Sama Dengan 60 Menit

1 Jam = Sama Dengan 3.600 Detik

1 Hari = Sama Dengan 24 Jam

1 Hari = Sama Dengan 1.440 Menit

1 Hari = Sama Dengan 86.400 Detik

1 Minggu = Sama Dengan 7 Hari

1 Bulan = Sama Dengan 28 Sampai 31 Hari

1 Bulan = Sama Dengan 4 Minggu

1 Caturwulan Atau Cawu = Sama Dengan 4 Bulan

1 Semester = Sama Dengan 6 Bulan

1 Tahun = 365 Sama Dengan Hingga 366 Hari

1 Tahun = Sama Dengan 12 Bulan

1 Dasawarsa = Sama Dengan 10 Tahun

1 Abad = Sama Dengan 100 Tahun

Wallahu a’lam.

(sumber)

Catatan kaki :

[1] Sumeria (sekitar tahun 3.500 – 2.300 Sebelum Masehi) adalah salah satu peradaban kuno di Timur Tengah , terletak di sebelah selatan Mesopotamia (tenggara Irak) dari catatan terawal abad ke-4 SM sampai munculnya Babilonia pada abad ke-3 Sebelum Masehi. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Sumeria.

Author:

di blog ini tempatku berbagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s