Posted in Kreativitas, Tips

Tips Jangan Buang Sandal Jepit Yang Putus

image

Bismillah

Sandal Jepit atau Sandal Jepang adalah sandal berwarna-warni dari karet atau karet sintetis. Tali sandal jepit ini berbentuk huruf ‘V’ menghubungkan bagian depan dan bagian belakang sandal. Bagian bawah sandal umumnya rata (tidak memiliki hak), sedangkan bagian atas sandal tidak memiliki penutup.

Sandal jepit sangat merakyat dikalangan masyarakat Indonesia, baik di Desa maupun di Kota. Sandal ini banyak digunakan buat aktivitas keseharian dirumah maupun diluar rumah. Mulai dari ke kamar mandi, ke masjid, ke pantai sampai dipake untuk bermain bola.

Tapi karena sering dipakai, kadang-kadang sandal jepit jadi putus. Karena bahannya yang terbuat dari karet, makanya jadi cepat putus terutama di bagian depan. Nah dari pada dibuang (apalagi yang masih baru), mending di akali saja. Lumayan kan bisa menghemat sekitar 8 s/d 9 ribuan buat beli sandal jepit baru.

image

Berikut ini tips agar sandal jepit Anda dapat digunakan kembali.

Bahan :

image

Sedotan / Pipet.

Langkah 1 :

image

Pilih sedotan yang sewarna dengan tali sendal jepit. Kalo misalnya tidak ada, ya terpaksa pilih yang beda warna, biar lebih ngejreng sedikit.

Langkah 2 :

image
Lipat sedotan menjadi 2 bagian yang sama panjang.

Langkah 3 :

image

image

Kemudian ikatkan pada tali sandal jepit sehingga membentuk simpul seperti ini.

Langkah 4 :

image

Jika ada gunting, boleh ditambah optional ini. Gunting sedotan lain, seukuran jepitan sandal. (ilustrasi menggunakan sedotan warna lain agar terlihat jelas, nanti prakteknya pake warna yang sama ya, supaya tidak keliatan belang).

Langkah 5 :

image

Kemudian masukkan potongan sedotan melewati sedotan yang sudah disimpul.

Langkah 6 :

image

image

Setelah itu, masukkan ujung sedotan tadi melewati lubang sandal jepit.

Langkah 7 (terakhir) :

image

Setelah itu, sedotan dibentuk seperti gambar ini dengan cara seperti mengikat biasa.

image

Kalo masih putus juga, berarti sudah minta diganti.

Wallahu a’lam.

(sumber 1)

(sumber 2)

Author:

di blog ini tempatku berbagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s