Posted in Bahasa, Bebas

Tinjauan Kritis Terhadap Kesalahan Penyebutan Angka Nol Dengan Kosong

remote_image_1336210830

Bismillah

MUQODIMAH

Berbahasa Indonesia dengan benar dalam komunikasi merupakan sebuah bukti kecintaan Anda kepada bangsa, negara, dan tanah air. Bahasa Indonesia tidak dapat Anda lepaskan dengan rakyat Indonesia itu sendiri karena rakyat Indonesia adalah pengguna sekaligus pendukung bahasa Indonesia. Hidup dan matinya bahasa Indonesia sebenarnya tergantung pemakaiannya oleh rakyat Indonesia. Saya membuat artikel singkat ini sebagai kritik terhadap diri saya dahulu yang sering menyepelekan kesalahan berbahasa Indonesia yang baik.

Kita sebagai rakyat Indonesia harus memakai bahasa Indonesia secara baik dan benar untuk melestarikan dan menduniakan bahasa Indonesia. Pemakaian bahasa Indonesia itu sendiri sebenarnya merupakan sebuah kebutuhan bagi kita untuk dapat berkomunikasi dengan orang lain. Apa jadinya jika Anda tidak memakai bahasa Indonesia saat ingin berkomunikasi dengan orang yang tidak menguasai bahasa daerah yang Anda kuasai?? Tentunya Anda kesulitan dalam mengungkapkan isi pikiran dan perasaan Anda kepada orang tersebut. Dalam kaitannya dengan pemakaian bahasa Indonesia oleh masyarakat, terdapat satu masalah yang hingga saat ini masih terjadi.

ANGKA DAN BILANGAN

Sebelum membahas lebih jauh, ada baiknya jika Anda mengetahui perbedaan antara angka dengan bilangan dalam lingkup matematika sebagaimana berikut :


Himpunan kosong :
K = {Ø}

Himpunan nol :

N = {0}

Bilangan adalah suatu konsep abstrak matematika yang digunakan untuk pencacahan atau pengukuran. Sedangkan angka adalah lambang yang digunakan untuk melambangkan suatu bilangan.

Sebagai contoh : Bilangan satu dilambangkan oleh angka “1”. Bilangan dua ratus tiga puluh empat dilambangkan oleh angka 2,3 dan 4. Jadi angka itu ada 10 buah yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9. Beda lagi kalau yang dimaksud adalah angka romawi contohnya I, V ,X dan seterusnya.

Jika kita berbicara kosong dalam suatu himpunan, maka yang dimaksud dengan himpunan kosong adalah suatu himpunan yang tidak memiliki anggota. Sedangkan kalo kita berbicara tentang himpunan bilangan cacah, maka yang dimaksud dengan himpunan bilangan cacah adalah himpunan yang beranggotakan bilangan 0, 1, 2, 3 dan seterusnya. Jadi kosong bukanlah suatu bilangan. Karena angka digunakan untuk melambangkan suatu bilangan, maka kosong juga bukanlah suatu angka. Untuk kasus nomer handphone di atas 0 yang dimaksud adalah angka nol, bukan “angka kosong”.

MEMBIASAKAN KESALAHAN

Kesalahan penggunaan kata nol dengan kosong merupakan kebiasaan masyarakat Indonesia yang telah mengakar lama, dimana kebiasaan ini sudah dimaklumi segala aspek. Saya tidak menemukan asal muasal kesalahan penyebutan ini setelah searching menggunakan Google. Masyarakat seakan sepakat bahwa nol atau “0” adalah kosong. Hal ini bukan hanya terjadi saat penyebutan nol dengan kosong, tapi sudah merambah ke hal-hal lain. Contoh nyata dimasyarakat adalah penggunaan kata “Aqua”.

image

MEMBENARKAN KESALAHAN

Anda tentu sering mendengar orang-orang disekitar menggunakan kata kosong untuk menyebut angka yang dilambangkan dengan “0”. Hal ini kerap Anda dengar saat orang menyebut angka tersebut di awal nomor telepon seluler. Contohnya, kosong delapan lima dua dan seterusnya. Jika Anda perhatikan Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ketiga tahun 2001, kata “kosong” itu mengandung beberapa makna. Makna pertama ialah ‘tidak berisi’. Makna yang pertama ini dapat kita pakai dalam kalimat seperti, Lemari kosong ini dapat Anda gunakan untuk menyimpan pakaian. Makna kedua ialah ‘tidak berpenghuni’. Makna yang kedua ini dapat kita pakai dalam kalimat seperti, Rumah itu sudah lama kosong. Makna-makna lainnya dari kata kosong ini ialah ‘hampa’, ‘tidak mengandung arti’, ‘tidak bergairah’, ‘tidak ada yang menjabatnya’, ‘tidak ada sesuatu yang berharga’, dan ‘tidak ada muatannya’.

Makna-makna dari kata kosong di atas tidak ada satu pun yang mengarah kepada kata bilangan. Padahal angka yang dilambangkan dengan nol atau “0” merupakan kata bilangan. Dengan melihat makna-makna kata kosong tersebut, tentulah Anda salah jika memakai kata kosong untuk menyebut angka yang dilambangkan dengan nol atau “0” seperti dalam deret pertama nomor telepon seluler. Lalu adakah kata dalam bahasa Indonesia yang tepat untuk Anda gunakan dalam menyebut angka yang dilambangkan dengan nol atau “0” itu?? Jawabanya adalah ada. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ketiga tahun 2001 terdapat kata nol yang bermakna ‘bilangan yang dilambangkan dengan 0’. Kata nol inilah yang tepat Anda pakai untuk menyebut angka yang dilambangkan dengan nol atau “0”.

KESIMPULAN

Melihat kenyataan di masyarakat kita saat ini dan kita kaitkan dengan kebenaran dalam pemakaian bahasa Indonesia, sudah saatnya kita tidak menggunakan kata yang salah seperti kata kosong tersebut. Pemakaian kata yang salah dalam berbahasa Indonesia saharusnya dihindari sebisa mungkin agar kelak masyarakat tidak membiasakan kesalahan-kesalahan menjadi sebuah pemahaman yang wajar yang akhirnya merusak bahasa Indonesia, bahasa yang kita ucapkan.

Wallahu a’lam.

Author:

di blog ini tempatku berbagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s