Posted in Bahasa, Perihal

Hal-Hal Yang Sering Salah Disebut

image

Bismillah…

Dalam hidup sehari-hari ada banyak hal yang sering masyarakat salah sebut. Secara fisik bentuknya sama, padahal sebenarnya beda. Seperti semut, bentuknya banyak yang serupa bahkan mirip tapi sebenarnya tidak semua yang sama dalam hal penyebutannya.

Anda pembaca artikel ini mungkin pernah salah dalam menyebut dan mengartikan hal-hal yang akan saya bahas disini, bahkan mungkin sekarang pun masih. Apa sajakah itu :

1. Perbedaan antara Earphone, Headphone, Headset dan Handsfree

Ini yang lumrah paling sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Masih banyak yang sering salah penyebutan dan belum bisa bedakan mana earphone, mana headphone, mana headset, dan mana handsfree. Walaupun pada dasarnya fungsinya mirip.

Earphone

image

Disebut earphone karena phone (speaker) nya didesain khusus sedemikian rupa buat pas di telinga (ear).

Headphone

image

Disebut headphone karena phone nya lebih besar dan bisa melintang selingkaran kepala (head) manusia. Biasanya dipakai untuk kebutuhan mendengar suara agar lebih jelas, seperti di studio musik dan lain-lain.

Headset

image

Bentuknya mirip sama headphone diatas, bedanya headset ini dilengkapi sama microphone buat untuk dipakai berbicara. Headset ini biasanya dipake buat voice call atau video chat, juga untuk bermain game online. Maka dari itu Anda sering kalau ke warnet pasti pakenya headset, bukan headphone.

Handsfree

image

Anda mungkin familiar sama bentuknya. Yup betul, kalau beli handphone baru biasanya ada handsfree dalam paketnya. Jadi handsfree ini memang khusus untuk komunikasi. Makanya handsfree dilengkapi sama microphone, dan tombol pengatur volume. Handsfree ada yang pake kabel, ada juga yang nirkabel (pake bluetooth).

2. Perbedaan antara Sakelar Listrik, Stop Kontak dan Steker

Kalau ditanya, hal apa yang terkadang penting dalam hidup manusia saat ini yang selalu membawa gadget, jawabannya cuma satu : colokan listrik. Terlihat lucu memang tapi itulah kondisi di zaman saat ini yang mau kemana-mana biasanya mencari colokan listrik, lho buat apa? Ya buat charger gadget tentunya.

Kenyataan yang terjadi di masyarakat adalah masih banyaknya yang salah penyebutan. Misal colokan listrik disebut sakelar listrik, stop kontak, atau steker.

Sakelar Listrik

image

Sakelar listrik berfungsi untuk menghubungkan atau memutuskan rangkaian listrik. Terdapat bermacam-macam sakelar listrik, diantaranya adalah sakelar tunggal, sakelar deret (seri), sakelar tukar dan lain-lain.

Stop Kontak

image

Stop kontak adalah kanal tempat tegangan listrik yang siap pakai. Berdasarkan bentuknya, terdapat beberapa macam yaitu stop kontak biasa, stop kontak dengan hubungan tanah dan stop kontak tahan air (tetesan air). Sedang berdasarkan pemasangannya, stop kontak terdiri dari stop kontak yang dapat ditanam dalam dinding dan stop kontak yang harus dipasang di permukaan dinding atau kayu.

Steker Listrik

image

Steker atau Staker atau yang kadang sering disebut colokan listrik, karena memang berupa dua buah colokan berbahan logam dan merupakan alat listrik yang yang berfungsi untuk menghubungkan alat listrik dengan aliran listrik, ditancapkan pada kanal stop kontak sehingga alat listrik tersebut dapat digunakan.

3. Perbedaan antara Jas dan Blazer

Kalau yang ini, pasti banyak yang belum tahu. Soalnya dua jenis pakaian ini bukan pakaian umum di Indonesia. Tidak seperti di luar negeri yang hampir setiap orang pasti punya jas karena memang standar pakaian formal di sana adalah itu. Coba perhatikan gambar dibawah ini :

image

image

Kebanyakan masyarakat awam di Indonesia menilai kedua pakaian tersebut adalah Jas.Padahal, gambar yang paling atas itu Jas, sedangkan yang bawah adalah Blazer. Yup, blazer itu turunan dari jas. Blazer adalah Jas yang modifikasi alias untuk versi santai. Jadi yang pakai blazer tidak harus satu stel dengan celana kain dan dasi karena bisa pakai kaos buat dalamannya dan bawahannya boleh menggunakan jeans.

4. Perbedaan antara Futsal dan Indoor Soccer

Inilah kesalahan fatal penyebutan di Indonesia. Lapangan rumput sintetis banyak yang dimodifikasi menjadi lapangan futsal, dan dimainkan pakai peraturan futsal.

Jadinya kalau Anda ikutan berolah raga yang satu ini di rumput sintetis, pastilah teman-teman Anda menyebutnya main futsal. Padahal di luar negeri, yang namanya futsal bukan lapangan berumput sintetis. Lho kok bisa? Ya karena permainan ini bukan berasal dari Indonesia wajib untuk Anda koreksi kesalahan penyebutan ini.

image

Menurut peraturan permainan yang resmi, olah raga futsal hanya boleh dilakukan di atas permukaan lapangan yang rata dan keras. Seperti dari kayu, synthetic rubber, atau lantai semen. Itulah mengapa pertandingan futsal resmi yang digelar PSSI atau FIFA, Anda tidak akan menemui yang namanya bertanding diatas lapangan rumput sintetis. Lho kenapa?

Karena rumput sintetis cuma memenuhi satu syarat lapangan, yaitu rata, tapi tidak dengan keras permukaan lapangannya.

image

Dan yang ini adalah Indoor Soccer. Penggunaan lapangan rumput sintetis sebenarnya untuk Indoor Soccer (sepakbola dalam ruangan) bukan bermain futsal seperti yang terjadi di Indonesia.

Wallahu a’lam.

(sumber 1)

(sumber 2)

Author:

di blog ini tempatku berbagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s