Posted in Sejarah, Teknologi

Alasan Tombol Keyboard Tidak Tersusun Sesuai Abjad

image

Bismillah

Pernahkah Anda berfikir kenapa tombol keyboard Komputer dan Laptop atau di Gadget dibuat tidak tersusun sesuai abjad seperti ABCDFG … ? Kenapa harus QWERTY … ?

image

Pada tahun 1873 seorang yang bernama Christopher Latham Sholes telah berhasil membuat mesin ketik dengan penggunaan tombol berdesain QWERTY.

Christopher Latham Sholes lahir di Mooresburg – Pennsylvania – Amerika Serikat, dia berhasil memodifikasi mesin ketik beserta tombol ketik berdesain QWERTY praktis pertama yang hingga kini masih digunakan sampai sekarang. Walaupun paten untuk mesin ketik sebelumnya sudah dimiliki oleh Henry Mill pada tahun 1714 di Inggris.

Dahulu tombol-tombol pada mesin ketik memang dibuat sesuai abjad, namun lambat laun seiring dengan meningkatnya kemampuan (kebiasaan) penggunanya, kecepatan mengetik menjadi lebih cepat padahal mekanisme mesin ketik saat itu masih sangat terbatas. Akibatnya baris tombol tertentu menjadi sering macet dan menghambat pekerjaan. Saking cepatnya dalam mengetik, batang-batang (slug) yang menghentak pita itu mengalami kegagalan mekanis yang mengakibatkan batang-batang tersebut saling mengait satu sama lain (bagi yang sering menggunakan mesin ketik sudah paham akan hal ini).

Akhirnya Christopher Latham Sholes mengacak-acak kembali susunan tombol tersebut dan menemukan kombinasi susunan yang paling sulit yang ada waktu itu yakni dengan desain QWERTY seperti contoh dibawah :

image

Tujuan dari perubahan pada tombol-tombol mesin ketik yang dilakukan oleh Christopher Latham Sholes adalah untuk MENGHINDARI KESALAHAN MEKANIS AKIBAT PENGETIKAN CEPAT yang sebelumnya pernah terjadi dan juga PENGGUNA DAPAT MENGETIK LEBIH LAMBAT AGAR TIDAK BANYAK TERJADI KESALAHAN DALAM MENGETIK.

Seiring dengan berjalannya waktu, teknologi semakin berkembang dan ketika masalah tombol pada mesin ketik telah teratasi, akhirnya sejumlah desain tombol-tombol mesin ketik untuk memudahkan bagi pengguna, bermunculan di pasaran. Salah satu yang paling populer adalah tombol jenis DVORAK Simplified Keyboard (DSK) yang dibuat oleh August Dvorak tahun 1936.

image

Desain itu diklaim merupakan desain yang lebih efisien, cepat, dan egronomis. Akan tetapi, desain tombol DVORAK kalah bersaing dengan desain QWERTY yang sudah lebih dulu terkenal pada organisasi-organisasi dunia saat itu.

Satu-satunya pengakuan untuk desain DVORAK datang dari ANSI (American National Standard Institute) yang menyetujui susunan keyboard DVORAK sebagai versi alternatif di sekitar Tahun 1970.

Susunan keyboard lainnya yang masih perkembangan dari susunan QWERTY adalah QWERTZ yang dipakai di negara seperti Hungaria, Jerman, Swiss, dll. Dan AZERTY oleh negara Prancis dan Belgia.

Desain tombol QWERTY sebenarnya punya banyak kelemahan seperti membuat tangan kiri Anda lebih aktif terutama ketika mengetik dalam bahasa Inggris (hal serupa juga dirasakan ketika menulis dalam bahasa Indonesia).

Wallahu a’lam.

Author:

di blog ini tempatku berbagi

One thought on “Alasan Tombol Keyboard Tidak Tersusun Sesuai Abjad

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s