Posted in Akhlak, Sejarah, Teknologi

Pro dan Kontra Manusia Mendarat di Bulan

image

Bismillah

Empat puluh enam tahun sudah sejak Neil Armstrong [1] dan Edwin ‘Buzz’ Aldrin [2]. Keduanya mendarat di bulan menggunakan modul Eagle dari pesawat induk Apollo 11. Sampai saat ini, pro dan kontra sengit antara beberapa akademisi, ahli sejarah, pengamat dan agamawan masih terjadi. Dan pada artikel kali ini, saya akan membahas sedikit soal propaganda Amerika tersebut.

Neil Armstrong pertama kali mendarat dibulan pada tanggal 20 Juli 1969. Pada tahun itu, sebagian orang banyak yang mempercayai karena teknologi yang digunakan pada saat itu belum secanggih sekarang yang dapat mengungkap misteri yang akan menjelaskan bahwa apakah benar Neil Armstrong manusia pertama yang mendarat di bulan?

Pendarat manusia pertama di bulan itu diabadikan dan disaksikan oleh manusia dari berbagai negeri. Tapi nyatanya, ada beberapa pihak yang meragukan pencapaian tersebut dan Badan antariksa Amerika Serikat (NASA) dituding melakukan penipuan publik dengan membuat skenario pendaratan yang apik, detail dan terstruktur dengan rapi.

Berita yang Pro :

image

Neil Armstrong astronot dari Amerika Serikat menjadi orang pertama yang menjejakkan kaki di Bulan pada 43 tahun lalu. Berjarak lebih dari 386 ribu kilometer dari Bumi, Armstrong mengucapkan kalimat yang sakti hingga saat ini banyak yang mengaguminya yakni “That’s one small step for man, one giant leap for mankind“.

Neil Armstrong bertolak dari Bumi empat hari sebelumnya menggunakan Apollo 11 bersama Edwin Aldrin Jr., dan Michael Collins [3]. Ia saat itu baru berusia 38 tahun, berprofesi sebagai pilot sipil, namun diangkat menjadi komandan misi tersebut.

Pada 19 Juli 1969, Apollo 11 memasuki orbit Bulan. Keesokan harinya, Armstrong bersama Aldrin memisahkan diri dari pesawat induk menggunakan modul “Eagle”. Sementara Collins tetap di dalam Apollo 11.

Dua jam kemudian modul Eagle mulai mendekati permukaan Bulan. Tak lama berselang, modul ini menyentuh permukaan satelit dari Bumi tersebut. Armstrong langsung melapor ke Kontrol Misi di Houston, Texas, Amerika Serikat. Bunyi pesannya pun bergema hingga sekarang “The Eagle has landed“.

Neil Armstrong membuka pintu palka dan menuruni tangga dari modul Eagle. Seluruh pergerakan ini terekam video kamera yang terpasang di modul untuk kemudian disaksikan jutaan orang di Bumi. Dengan langkah berhati-hati, Neil Armstrong meletakkan kakinya di atas permukaan berpasir Bulan. Sejarah baru tercipta.

Selang beberapa menit, Edwin Aldrin bergabung bersama Neil Armstrong. Keduanya mengambil beberapa sampel tanah, memotret lanskap dan menancapkan bendera Amerika Serikat. Hari itu, keduanya bahkan menginap di Bulan.

Sehari kemudian, 21 Juli 1969, Neil Armstrong dan Edwin Aldrin kembali ke pesawat induk (Apollo 11). Namun, sebelum meninggalkan Bulan, mereka menempatkan plakat bertuliskan “Di sini, manusia pertama dari Planet Bumi menginjakkan kaki di Bulan –Juli 1969 AD– Kami datang dengan damai untuk seluruh umat manusia.” Ketiganya kembali dengan selamat ke Bumi pada 22 Juli.

Misi Apollo 11 disusul dengan lima misi lainnya, hingga berakhir pada misi Apollo 17. Astronot Eugene Cernan dan Harrison Schmitt menjadi manusia terakhir yang berjalan di atas permukaan Bulan pada 14 Desember 1972. Program Apollo dari Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) akhirnya dihentikan karena menelan biaya dan tenaga terlalu besar.

sumber berita (tahun 2012) : National Geographic Indonesia

berita pendukung :

1. Fakta Ilmiah

2. National Geographic Indonesia

3. CNN Indonesia [4]

4. Discover [5]

Berita yang Kontra :

image

Neil Armstrong yang disebut Manusia Penakluk Bulan telah berpulang (tahun 2012). Seluruh tokoh-tokoh Amerika menyatakan kedukaan yang mendalam dan member penghargaan terbaiknya untuk Neil Armstrong. Tetapi terlalu banyak Misteri yang menyelimuti tokoh yang satu ini. Armstrong sangat tertutup dan sangat sulit diwawancarai oleh media perihal perjalanannya ke Bulan. Hal itu sedikit banyak menimbulkan tanda-tanya kebenaran perjalanannya ke bulan pada tahun 1969 tersebut.

Pada 15 Februari 2001, Fox Television menyiarkan program “Conspiracy Theory : Did We Land on the Moon?” Menurut program itu, pendaratan di Bulan cuma Hoax [6]. Proses pendaratan direkam di studio oleh NASA. Program TV tersebut mempertanyakan foto Bendera yang berkibar di bulan sementara di bulan sebenarnya tidak ada angin yang bertiup. Juga foto Armstrong yang sedang berjalan di bulan pada latar belakang tidak terlihat adanya bintang-bintang. Bulan tidak memiliki atmosfir jadi seharusnya benda-benda angkasa lainnya akan terlihat jelas tetapi di foto itu tidak terlihat sama sekali. Tetapi memang banyak kejadian-kejadian di dunia yang melibatkan Amerika banyak menimbulkan banyak tanda tanya besar seperti kebenaran Serangan World Trade Center dan perang-perang yang tidak pernah jelas alasannya seperti perang Vietnam, Irak dan lain-lainnya.

Dan inilah fakta-fakta yang tidak masuk akal tentang pendaratan di bulan :

👉 Bendera yang berkibar meski tidak ada angin di bulan.

👉 Latar belakang foto-foto tidak menunjukan adanya benda-benda langit lainnya.

👉 Setelah “pendaratan di bulan pada tahun 1969” dengan perkembangan teknologi sudah selama 40 tahun lebih ini tidak pernah ada lagi penerbangan berikutnya ke bulan untuk eksplorasi maupun penelitian lainnya. Mengapa bisa seperti itu ?

👉 Berkaitan dengan program pesawat ulang-alik NASA yang tidak pernah dilanjutkan telah berkembang kabar pasti bahwa sampai saat ini belum ada satupun material yang mampu melindungi manusia dari kontaminasi radiasi sinar kosmik yang bertaburan di luar angkasa (manusia di bumi dilindungi oleh atmosfir dan Ozone). Bagaimana Neil Armstrong bisa tetap sehat selama 40 tahun setelah terkontaminasi sinar-sinar kosmik yang sangat berbahaya bagi mahluk bumi?

👉 Kemungkinan besar Neil Armstrong tidak pernah sampai di Bulan. Bagaimana logika Apollo 11 itu mendarat dengan Gravitasi yang sangat jauh beda dengan bumi dan yang paling tidak logis bagaimana Apollo 11 itu bisa terbang dari bulan, bagaimana roket pendorongnya bekerja sementara unsur oksigen sebagai unsure pembakar roket tidak dimiliki oleh bulan. Dan lain-lain sebagainya seperti pantulan gambar di helm Neil Armstrong di bulan yang penuh tanda tanya dan masih banyak lagi hal-hal lain yang dipertanyakan orang tentang mendaratnya Amstrong di Bulan.

Mungkin betul bahwa Neil Armstrong sudah mendekati Bulan tapi tidak mendaratkan kakinya di sana.

sumber berita : Kompasiana

berita pendukung :

1. Komputek

2. Kapanlagi

3. Tempo

4. Forum Sains

5. TIME [7]

Sikap seorang Muslim :

Saya berpendapat bahwa propaganda Amerika soal mendarat ke bulan hanyalah untuk membuat kaum muslimin ‘minder’, hingga akhirnya sibuk mengejar ‘prestasi ke bulan’ dan melupakan urgensi mempelajari agama Islam. Mari lihat dalilnya berikut :

1. Allah Ta’ala berfirman :

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani sekali-kali tidak akan rela kepadamu hingga kamu mengikuti agama mereka.” (QS. Al Baqarah: 120)

2. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun telah bersabda :

“Sungguh kalian benar-benar akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kalian, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, sampai-sampai bila mereka masuk ke liang dhabb (sejenis biawak padang pasir), niscaya kalian pun akan mengikuti mereka.” Kami berkata: “Wahai Rasulullah, apakah mereka itu orang-orang Yahudi dan Nasrani?” Beliau menjawab: “Kalau bukan mereka lalu siapa lagi?” (Hadits Riwayat Bukhari no. 3456 dan Muslim no. 2669, dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu).

Untuk itu ada baiknya jika kita sebagai seorang muslim bersikap Tawaqquf [8] dan tidak menyibukkan diri untuk berdebat satu sama lain karena merasa benar dan punya dalil. Ada baiknya jika saya nukilkan sedikit fatwa Muhammad bin Shalih al-Utsaimin [9] berikut :

Sebagian ulama ada yang menarik faedah dari ayat ini, yaitu ketidakmungkinan (seseorang) sampai ke bulan, karena Allah berfirman:

(فَلْيَرْتَقُوا فِي الأسْبَابِ)

(maka hendaklah mereka menaiki tangga-tangga (ke langit))

dan firman-Nya selanjutnya:

(جُنْدٌ مَا هُنَالِكَ مَهْزُومٌ مِنَ الأحْزَابِ )

(Suatu tentara yang besar yang berada di sana dari golongan- golongan yang berserikat, pasti akan dikalahkan),

dan telah dimaklumi bahwa bulan ada di langit (penjelasan tentang definisi langit ada setelah perkataan beliau –rahimahullah– di bawah tulisan ini), bila orang-orang yang dituntut untuk menaiki tangga-tangga ke langit adalah para tentara yang terhina lagi terkalahkan (di ayat selanjutnya; ayat 11), maka tidaklah mungkin mereka dapat sampai ke bulan. Pertanyaannya, bisakah dari ayat ini diambil kesimpulan bahwa manusia tidak dapat sampai ke bulan? Dari zahir ayat ini justru bisa kita mungkinkan sebagai dalil bahwa manusia bisa sampai ke bulan, maknanya ayat ini menunjukkan kemungkinan sampainya manusia ke bulan.

Dan ini tentunya bertolak belakang dengan pengambilan dalil sebagian orang, yang sebenarnya tidak tepat ayat ini dipakai sebagai dalil untuk menyatakan ketidakmungkinan manusia sampai ke bulan, karena bulan di langit, yang maknanya di atas, bukan maksudnya di langit yang menjadi atap yang kokoh terjaga. Dan ini adalah masalah yang diketahui kepastiannya dan tidak diperselisihkan.

Jika mendung bisa diungkapkan ia berada di langit, ia bisa disebut di langit, sebagaimana firman Allah:

(أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَسَالَتْ أَوْدِيَةٌ بِقَدَرِهَا )

(Allah telah menurunkan air (hujan) dari langit, maka mengalirlah air di lembah-lembah menurut ukurannya) (ar-Ra’du: 17),

Hal itu dikuatkan dengan realita dimana orang-orang sekarang bisa naik di atas langit yaitu di atas awan. Sebagian besar orang biasa naik pesawat di atas awan, awan berada di bawah pesawat, demikian pula bulan di langit :

Allah berfirman,

تَبَارَكَ الَّذِي جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوجًا وَجَعَلَ فِيهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيرًا

“Maha suci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang dan Dia menjadikan juga padanya matahari dan bulan yang bercahaya.”(al-Furqan: 61).

Tidak ragu lagi bahwa bulan di langit, namun pertanyaannya, apakah langit yang dimaksud disini adalah langit yang menjadi atap kokoh terjaga (bagi bumi) yang tidak mampu ditembus malaikat-malaikat yang mulia dan manusia pilihan (para rasul) kecuali apabila diizinkan? jawaban pastinya, bukan, tetapi bulan sangat jauh sekali dibawahnya.

Karena itu kita katakan: bahwa dalam ayat di atas tidak terdapat dalil untuk memustahilkan manusia sampai ke bulan, lagi pun juga bukan dalil untuk memungkinkan manusia sampai ke bulan, dan mengabaikan masalah ini dari realita.

Bila memang benar manusia sampai ke bulan, maka syari’at pun tidak pernah mengingkari, sebaliknya, bila dikatakan bahwa manusia tidak sampai ke bulan maka syari’at pun tidak akan menetapkannya. Misalnya berita menyebutkan: Kami sampai ke bulan, dan memang benar demikian, maka kita katakan: alhamdulillah, masalah ini tidak bertolakbelakang dengan syari’at kami, tidak itu dengan kitabullah ataupun sunnah rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam, dimaklumi lagi bahwa bulan di bawah bintang-bintang. Mengenai bintang ini Allah menerangkan:

وَلَقَدْ زَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ

“Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang.” (al-Mulk: 5).

Tetapi bulan letaknya di bawah bintang, kami dan selain kami pun menyaksikan adakalanya pandangan kita terhadap bintang terhalangi oleh bulan.

Kami dengan mata kepala pernah menyaksikan peredaran bulan dengan bintang (dibelakangnya) yang biasa disebut bintang subuh, dan telah dimaklumi bulan bergeser lebih lambat daripada bintang. Pada saat bintang tadi melewati bulan ternyata (sejenak) hilang dari pandangan. Jadi kejadiannya seperti awan yang menghalangi penglihatan kita dari melihat bulan.

Ada seseorang yang aku percayai bercerita padaku: sesungguhnya kejadian serupa kadang-kadang terjadi dan kami biasa melihatnya. Singkat kata, bulan letaknya bukan di langit yang merupakan atap kokoh (bagi bumi) yang terjaga, bila memang benar ada yang sampai ke bulan, maka hal itu bukan hal yang aneh. Dan tentunya ayat ini bukan dalil untuk meniadakan sampainya (manusia) ke bulan.

—-sekian perkataan beliau—-

Posted from WordPress for Android

[1] Neil Alden Armstrong (lahir di Ohio, Amerika Serikat, 5 Agustus 1930 – meninggal 25 Agustus 2012 pada umur 82 tahun) adalah seorang astronot, pilot uji coba, teknisi penerbangan, profesor universitas, dan Penerbang Laut Amerika Serikat. Lihat biografinya disini 👉 https://id.m.wikipedia.org/wiki/Neil_Armstrong

[2] Edwin ‘Buzz’ Aldrin (nama lahir Edwin Eugene Aldrin, Jr.) lahir di Amerika Serikat, 20 Januari 1930 adalah seorang insinyur mesin, pensiunan pilot angkatan udara dan astronot Amerika Serikat. Aldrin merupakan orang kedua yang menjejakkan kaki di Bulan setelah Neil Armstrong pada tanggal 20 Juli 1969. Lihat biografinya 👉 https://id.m.wikipedia.org/wiki/Buzz_Aldrin

[3] Michael Collins (lahir di Roma, Italia, 31 Oktober 1930) adalah seorang astronot Amerika Serikat, yang telah terbang ke antariksa sebanyak 2 kali. Pertama kali terbang, Collins menggunakan pesawat Gemini 10 bersama-sama dengan John Young. Penerbangannya yang terkenal adalah pada tanggal 20 Juli 1969 (21 Juli waktu WIB) bersama-sama dengan Neil Armstrong dan Buzz Aldrin yang berhasil mendarat di Bulan dalam misi Apollo 11. Lihat biografinya 👉 https://id.m.wikipedia.org/wiki/Michael_Collins

[4] Cable News Network (CNN) adalah sebuah saluran berita kabel AS yang didirikan tahun 1980 oleh konglomerat media asal Amerika Serikat Ted Turner. Ketika diluncurkan, CNN adalah saluran televisi pertama yang menyiarkan liputan berita 24 jam dan saluran televisi berita pertama di Amerika Serikat. Baca selengkapnya disini 👉 https://id.m.wikipedia.org/wiki/CNN

[5] Lihat biografi majalah Discover disini 👉 https://en.m.wikipedia.org/wiki/Discover_(magazine)

[6] Hoax = sebuah pemberitaan palsu adalah usaha untuk menipu atau mengakali pembaca / pendengarnya untuk mempercayai sesuatu. Lihat disini 👉 https://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20090430032914AAgt5HI

[7] Lihat biografi majalah Time disini 👉 https://id.m.wikipedia.org/wiki/TIME

[8] Tawaqquf artinya berdiam diri sebelum menemukan dalil atau penjelasan yang jernih. Tawaqquf adalah bagian dari adab yang diajarkan dalam Islam. Lihat disini 👉 https://en.m.wiktionary.org/wiki/توقف

[9] Muhammad bin Shalih bin Muhammad bin Utsaimin al-Wuhaiby at-Tamimi (bahasa Arab: الشيخ محمد بن صالح العثيمين) adalah seorang ulama era kontemporer yang ahli dalam sains fiqh. Lebih dikenal dengan nama Syaikh Ibn Utsaimin atau Syaikh Utsaimin. Dilahirkan di kota Unaizah pada tahun 1928. Pernah menjabat sebagai ketua di Hai’ah Kibarul Ulama (semacam MUI di Kerajaan Arab Saudi). Lihat biografinya disini 👉 https://id.m.wikipedia.org/wiki/Muhammad_bin_Shalih_al-Utsaimin

link download fatwa beliau 👉 https://drive.google.com/file/d/0B0kTE2enJAJNLUk1NjhJQU9xLUU/view?usp=docslist_api

Author:

di blog ini tempatku berbagi

2 thoughts on “Pro dan Kontra Manusia Mendarat di Bulan

  1. selamat pagi juragan.
    maaf saya bukannya mau bertanya namun lebih menjurus ke sharing. “apakah anda pernah mendengar atau mungkin agan mau cari tahu bahwa bulan itu adalah lapisan ke empat dari langit. seperti ajaran dalam islam bahwa ada 7 lapis bumi dan 7 lapis langit. nah bulan itu berada di lapisan ke empat. saya ingin tahu tentang informasi jelas tentang bulan adalah lapisan ke empat dari langit. mohon pencerahannya.
    wallahualam bishowab.

    salam. orang awam.
    wassalamu’alaikum….

  2. selamat pagi juragan.
    maaf saya bukannya mau bertanya namun lebih menjurus ke sharing. “apakah anda pernah mendengar atau mungkin agan mau cari tahu bahwa bulan itu adalah lapisan ke empat dari langit. seperti ajaran dalam islam bahwa ada 7 lapis bumi dan 7 lapis langit. nah bulan itu berada di lapisan ke empat. saya ingin tahu tentang informasi jelas tentang bulan adalah lapisan ke empat dari langit. mohon pencerahannya.
    wallahualam bishowab.

    salam. orang awam.
    wassalamu’alaikum…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s